Senin, 28 Februari 2011

Promo Gabung Maret!!!

Untuk Member Baru:

Daftar denganRp 29.900, dapatkan pengembalian pendaftaran Rp 20.000 ketika order pertama minimal Rp 175.000. So, daftar hanya 9.900!!!

Hadiah WP 1: Produk senilai Rp 100.000
Hadiah WP 2: Grace EDP
Hadiah WP 3: Dare To Dream Watch

Untuk Sponsor:

Rekrut 2 orang dan bantu mencapai WP 1. Dapatkan Grace EDP Gratis!

Rekrut 3 orang dan bantu mencapai WP 1. Dapatkan Grace EDP dan Dare To Dream Watch gratiss!!


ayo gabung di http://gabungyuk.tk

Jumat, 18 Februari 2011

Mario Teguh

Seorang adik muda bertanya,

Pak, tunjukin dong
gimana caranya ngelebihin Pak Mario!?

Oh mudah, begini ya?

Pertama, amati yang saya lakukan.

Kedua, tiru persis yang saya lakukan.

Ketiga, tambahkan semua itu
dengan kelebihan yang pasti
sudah ada pada diri Anda.

Syaratnya,

Jangan ngeyel.

Jangan bilang,
bicara itu enak, tapi ngejalani-nya susah.

Mau sukses, tapi hobi mengeluh, mana bisa?

Please deh!?


5 Kesalahan dalam Memilih Produk Perawatan Kulit

Coba tengok meja rias Anda. Ada berapa botol pelembab, krim malam, dan pembersih muka yang sudah lama Anda beli tapi tak pernah disentuh? Bisa jadi ini akibat kesalahan yang biasa kita lakukan dalam berbelanja produk perawatan kulit. Agar tak tertipu lagi, coba cek daftar berikut ini.



Kesalahan pertama: mudah percaya iklan.
"Produk ini terbukti bisa memutihkan kulit hanya dalam waktu 21 hari," begitu bunyi iklan di majalah dan televisi. Anda pun percaya dan langsung membeli satu botol yang berukuran besar. Yang lupa Anda lakukan adalah membaca kemasannya dan melihat bahan-bahan apa saja yang terkandung di dalamnya. Apakah benar bahan tersebut terbukti bisa memutihkan kulit? Dan jika produk itu mengklaim hasil yang fantastis, pastikan ada hasil penelitian dan riset yang sahih.

Kesalahan kedua: belanja produk diskon.
Tak ada salahnya memborong baju atau sepatu saat musim diskon tiba. Tapi untuk produk perawatan kulit, tunggu dulu. Pelembab merk ternama dijual hanya setengah harga? Hati-hati, bisa jadi barangnya palsu, atau malah stok lama dari tiga tahun lalu. Jika barangnya asli pun jangan langsung terburu-buru kalap memborong. Pastikan produk tersebut mengandung cocok untuk kondisi kulit Anda.

Kesalahan ketiga: mengambil resiko.
Sama seperti slogan iklan, "Buat anak kok coba-coba," untuk kulit pun Anda sebaiknya tak dijadikan ajang coba-coba. Jangan asal mencoba produk baru untuk kulit wajah jika Anda tak tahu apa saja yang terkandung di dalamnya. Bisa-bisa bukan cantik yang didapat, tapi jerawat, alergi, dan iritasi.

Kesalahan keempat: membeli produk yang tak sesuai dengan jenis kulit.
Ada alasannya kenapa Anda harus mengetahui apa jenis kulit Anda. Berminyak, kering, kombinasi, atau sensitif? Saat membeli produk perawatan wajah, belilah yang diperuntukkan bagi jenis kulit Anda. Jika kulit Anda berminyak, jangan memaksakan membeli produk berbentuk krim hanya karena harganya lebih murah.

Kesalahan kelima: menganggap produk mahal = bagus.
Tak banyak yang tahu, bahwa harga sebuah merek produk kecantikan bisa sangat mahal karena biaya promosi yang mereka keluarkan sangat besar. Sebagian besar dana perusahaan itu adalah untuk membayar selebritas yang jadi model iklan, membiayai iklan di berbagai media massa, hingga mengongkosi promosi road show keliling kota. Tak sebanyak itu dana yang mereka keluarkan untuk riset dan uji coba klinis. Sekali lagi, yang terpenting bukan label harganya, tapi label kemasannya yang mencantumkan bahan-bahan apa saja yang terkandung di dalamnya.

Sabtu, 15 Januari 2011

Ulang Tahun Titanku

Ulang tahun Titan

Tak terasa sudah hampir setahun aku bersamamu
Keputusan itu begitu berat untuk membiarkan para dokter menanammu di Spine-ku
Kau akan bersamaku selamanya, hingga akhir hayatku

Meski yang lain akan meninggalkanku
Kau akan selalu setia bersamaku
Menemani kisah-kisahku
Sejak kau tertanam di dalam tubuhku

30 Januari 2010

Aku berikhtiar untuk menjadi lebih baik
Menghilangkan dan meringankan rasa sakit di punggung
Menjadikan tubuhku lebih "lurus"
Menjadikan tubuhku lebih "tegak"

Namun rasa sakit itu memang hilang
Hilang bukan lagi di tempat yang dulu
Ia berpindah
Menjadi rasa kaku
Rasa perih
Rasa menusuk-nusuk
Rasa sakit seperti disetrum
Di sepanjang Spine-ku
Dan di sekitar tulang rusuk belakangku

Kaku menjadi robot
Belajar bangun dari tempat tidur
Balajar duduk
Belajar memijak lantai dan berdiri
Belajar berjalan
Bahkan bayi 7 bulanku dulu lebih cepat merangkaknya daripada aku berjalan
Dan aku merasakan seumur hidupku, apa itu pingsan di jalan

Berat
Sungguh berat
Aku bersyukur 3 bulan pertama didampingi ibuku
Meski sisanya harus aku lalui sendiri
Meski sebenarnya aku belum bisa dan belum boleh membungkuk
Meski aku belum kuasa sering jongkok dan duduk di bawah
Meski aku belum boleh mengangkat2 barang berat apalagi bayiku

Namun itu harus kulalui
Aku harus hadapi
Semuanya demi anak-anak
Meski justru masa penyembuhan ini tetap membawa rasa sakit setiap hari

Kusadari, aku sendiri
Sakit ini kurasakan sendiri
Aku tidak bisa memaksakan siapapun ikut merasakan sakitnya
Karena aku tidak ingin siapapun kesakitan seperti aku
Dan kusyukuri, rasa ini adalah kenikmatan dan kasih sayang Allah kepadaku
Akan lebih mudah menghadapi ujian seperti ini
Dibandingkan ujian menghadapi kemewahan

Maka aku ikrarkan
Aku harus sukses dengan jalanku
Spine sakit bukanlah alasan
Titan mengeluh bukanlah halangan
"Tapi" itu sudah tenggelam
Alasan apalagi???


Ayo Senior Manager!!!!!


Kerja Di Rumah

Ulang tahun Titan

Tak terasa sudah hampir setahun aku bersamamu
Keputusan itu begitu berat untuk membiarkan para dokter menanammu di Spine-ku
Kau akan bersamaku selamanya, hingga akhir hayatku

Meski yang lain akan meninggalkanku
Kau akan selalu setia bersamaku
Menemani kisah-kisahku
Sejak kau tertanam di dalam tubuhku

30 Januari 2009

Aku berikhtiar untuk menjadi lebih baik
Menghilangkan dan meringankan rasa sakit di punggung
Menjadikan tubuhku lebih "lurus"
Menjadikan tubuhku lebih "tegak"

Namun rasa sakit itu memang hilang
Hilang bukan lagi di tempat yang dulu
Ia berpindah
Menjadi rasa kaku
Rasa perih
Rasa menusuk-nusuk
Rasa sakit seperti disetrum
Di sepanjang Spine-ku
Dan di sekitar tulang rusuk belakangku

Kaku menjadi robot
Belajar bangun dari tempat tidur
Balajar duduk
Belajar memijak lantai dan berdiri
Belajar berjalan
Bahkan bayi 7 bulanku dulu lebih cepat merangkaknya daripada aku berjalan
Dan aku merasakan seumur hidupku, apa itu pingsan di jalan

Berat
Sungguh berat
Aku bersyukur 3 bulan pertama didampingi ibuku
Meski sisanya harus aku lalui sendiri
Meski sebenarnya aku belum bisa dan belum boleh membungkuk
Meski aku belum kuasa sering jongkok dan duduk di bawah
Meski aku belum boleh mengangkat2 barang berat apalagi bayiku

Namun itu harus kulalui
Aku harus hadapi
Semuanya demi anak-anak
Meski justru masa penyembuhan ini tetap membawa rasa sakit setiap hari

Kusadari, aku sendiri
Sakit ini kurasakan sendiri
Aku tidak bisa memaksakan siapapun ikut merasakan sakitnya
Karena aku tidak ingin siapapun kesakitan seperti aku
Dan kusyukuri, rasa ini adalah kenikmatan dan kasih sayang Allah kepadaku
Akan lebih mudah menghadapi ujian seperti ini
Dibandingkan ujian menghadapi kemewahan

Maka aku ikrarkan
Aku harus sukses dengan jalanku
Spine sakit bukanlah alasan
Titan mengeluh bukanlah halangan
"Tapi" itu sudah tenggelam
Alasan apalagi???


Ayo Senior Manager!!!!!

www.bisnis-ummi.co.in

Minggu, 14 November 2010

About Me

Aku skolioser.
Tulangku bengkok.
Aku sadar untuk berobat saat sudah hampir terlambat.
Karena faktor ekonomi aku hanya menyimpannya tanpa pernah periksa ke dokter.
Hanya mamahku yang tahu.
Ketika menyadari sejak masuk SMA kemampuan berlariku semakin buruk.
Nafasku seringkali cepat sesak dan panas ketika berlari.
Padahal kakiku masih cukup kuat berkilo2 meter lagi.
Ketika kuliah aku mengikuti kegiatan kemanusiaan.
Tanpa pernah kusadari mengangkat korban dengan tandu, dengan membopong, menggendong, bahkan dengan bantuan 3 teman, hanya akan memperparah kondisiku.
Aku tidak pernah tahu, kondisi apa saja yang harus kuhindari karena skoliosis.
Aku tidak pernah tahu, kegiatan2 selama aku belum mengenal penyakitku ternyata hal yang tidak seharusnya aku pernah aku lakukan.
Aku ikut naik turun gunung, membawa2 ransel berat, naik turun tangga berkali2 3 lantai latihan membawa pasien dengan tandu saat menjelang OSPEK di kampus untuk siaga sebagai tim medis, sampai aku merasa pinggangku sakitpun kugubris.
Lalu aku menikah setelah lulus.
Tidak lama akupun mengandung.
Usia kehamilan 1,5 bulan baru terasa dampaknya yang luarrr biasa.
Saat bangun tidur siang, pinggulku, atau tepatnya di pangkal paha, terasa ngilu yang sangat menyetrum sampai aku tidak bisa bangun, sampai jam 5 sore aku tetap kesakitan meski dibantu suamiku untuk bangun, maka sholatpun terpaksa aku tayamum di tempat dan sambil berbaring.
Di situlah baru ketahuan, saat tukang urut, mengurutku setelah aku melahirkan anak pertama, aku pernah jatuh terduduk di kamar mandi waktu kecil dan tidak segera diantisipasi, malah kudiamkan.
Dampaknya, tulang punggungku jadi tidak lurus yang meski aku berusaha untuk tetap menjaga sikap dengan berjalan dan duduk tegak, tetap saja menambah kelengkungannya karena ketika itu aku masih dalam masa pertumbuhan.
Karena ketidakstabilan bentuk tulang punggung, berdampak pula ketika hamil, nyeri di pangkal paha, yang memang hanya dengan senam kehamilan bisa berkurang.
Meski sakit, alhamdulillah...aku diberi kepercayaan oleh Allah dengan 2 putri dan 1 putra yang sehat2, lahir dengan normal, meski posisi mereka seringkali miring di dalam rahim karena menyesuaikan diri dengan posisi tulangku.
Namun...sakit di belakang semakin hari semakin bertambah, dan menggangguku sejak melahirkan anak ketiga.
Ketika aku putus asa dengan membuat tulisan singkat di catatan FB, barulah suamiku tergerak untuk memeriksakan kondisi tulangku.
Vonis itu begitu menyayat.
Aku berharap masih bisa terapi saja.
Aku ingin teriak dan menangis.
Tapi aku di sana bersama ke-3 malaikat kecilku, mendengarkan kata2 dokter tentang operasi.
Ketika itu bayi ke-3-ku masih 2 bulan.
Aku menunggu sampai ia 6 bulan. 
Selesai aku memberinya ASI eksklusif.
Meski aku berharap setelah operasi nanti aku masih bisa menyusuinya.
Mungkin aku nampak tegar.
Tapi sebenarnya AKU TAKUT.
Ya Allah...lindungilah keluargaku, suamiku, anak2ku, orang tuaku, mertuaku, saudara2 kandung dan iparku, sahabat2 terbaikku, teman2ku...




Kerja Di Rumah

Produk Oriflame Mahal???

Bener gak produk Oriflame mahal??
Yuuk coba cek belanja bulananku..
ini contoh produk2 yang bisa dibeli untuk 75BP

Contoh Daftar Belanja Bulanan

Sabun batang untuk ayah Rp.  19.200
Shower gel untuk ibu Rp.  30.700
Shower gel anak Rp.  38.400
Pasta gigi Rp.  23.000
Pasta gigi anak Rp.  23.000
Deodorant ibu Rp.  26.800
Deodorant ayah Rp.  26.800
Body spray ibu Rp.  45.400
Lotion ibu Rp.  45.400
Shampo ayah Rp.  33.000
Shampo ibu Rp.  19.200
Sikat gigi ayah / ibu Rp.  15.300
Sikat gigi anak Rp.  19.200
Pembersih wajah ibu Rp.  34.500
Lip gloss ibu Rp.  38.400
Total Rp. 438.300

Memang mahal kalo dibandingkan produk2 yang ada diluaran sana yaa… :p
Tapiiiiiii….. ada tapi nih teman2…
coba renungkan deh pertanyaan dibawah ini...
dan jawab dengan jujur yaaa…
Apakah kalo teman2 misalnya loyal beli produk dari Unilever,
apakah unilever bisa kasih hadiah berupa uang bulanan yang ditransfer ke rekening??

Apakah ada brand tertentu diluaran sana
yang hanya dengan belanja Rp. 438.300 tiap bulan produknya
tapi dalam jangka 6bln, kalo bisa ajak min 130 member aktif
akan ada uang min 3-7jt dikembalikan lewat rekening teman2??

Apakah Belanja Rp. 438.300/bulan
yang menurut prospek atau member yg banyak hitungan,
dianggap besar dan mahal,

tapi hanya dengan belanja dan mengajak orang2 untuk berbelanja
bisa ngajak jalan2 keluar negeri, kasih mobil Honda CRV,
ditambah lagi uang 42juta cash ditransfer ke rekening teman2
diluar bonus bulanan dan semuanya itu tanpa di undi...

menurut ibuku kami pakai produk unilever dari aku masih bayi mungkin yaa,
tapi sampai umurku 37.5 tahun tidak ada sesenpun
Unilever krm kepada kami sebagai pengguna setia produk tsb

Tapi tau gak temen2,
aku join Juni 2009 dan hanya dalam 3 bulan Oriflame transfer ke rekeningku 3jt rupiah/bln,
5 bln kemudian 5.2j/bln, dan 15 bulan kemudian aku ditransfer Rp. 13.222.340/bln.

Selain uang bulanan yang ditransfer,
bln  Feb 2010 aku nginap 3 hari 2 malam di Hotel JW Marriot
dan siangnya diberikan kesempatan belajar dengan mengikuti seminar menjadi leader
dan pengusaha Oriflame yang baik dan sukses.

Karena belanja bulanan 75BP itu, Insya Allah  aku diajak jalan2 ke Bali Jan 2011
dan berhak dapat tiket jalan2 ke Paris…

Kalo hanya dengan belanja 75BP bisa dapat bonus bulanan,
jalan2 di dalam & keluar negeri, nginap di hotel bintang lima,
seminar menjadi entepreneur handal.

Apakah belanja produk Oriflame masih bisa dibilang mahal???
bagi saya tidak mahal krn ini adalah bagian dari modal usaha

Sekali lagi, coba deh buat renungan…
belanja bulanan = modal usaha

Apakah ada usaha yang modalnya 39.900 + belanja 438.340/bulan
(inipun modalnya bisa dicicil tiap bulan) tapi hasilnya puluhan juta??

==
Lengkapnya Baca di Member Area yaa…
(ditulis oleh Evi Dewi Ranti, Gold Director)

JIKA ANDA BERGABUNG BERSAMA KAMI DI D’BC NETWORK
ANDA AKAN MENDAPATKAN LEBIH BANYAK CERITA SERU & MENARIK
DARI SETIAP LIPUTAN, SHARING, DAN MOTIVASI
DARI PARA LEADERS D’BC NETWORK
Klik “Gabung Sekarang” yang ada di kanan atas untuk bergabung

Kerja Di Rumah
www.bisnis-ummi.co.in

Blogroll

Label

Promo Terbaru

Promo Terbaru
Promo Reguler